Roy Keane (MU & Irlandia) :
Kerap mengeluarkan komentar tajam tentang kebijakan klub, timnas, dan pelatih.
Mematahkan kaki Alf Inge Halaand dan mengakibatkan Halaand pensiun dini.
Gemar mengkritik rekan sendiri.
Berseteru dengan pelatih timnas Irlandia sehingga diusir dari kamp latihan pra PD 2002.

Diego Maradona (Argentina) :
Gagal melewati tes doping dan obat terlarang di Piala Dunia '94 sehingga diskors.
Pernah diskors akibat terbukti mengonsumsi kokain saat masih membela Napoli.

Cuauhthemoc Blanco (Meksiko) :
Temperamental di lapangan.
Sering mengeluarkan pernyataan kontroversial.

Cristiano Ronaldo :
Catatan kedisiplinan buruk, sering mendapat kartu kuning dan merah.
Gaya hidup di luar lapangan kadang memalukan klub.
Beberapa kali ketahuan melakukan pesta seks.

Paul Gascoigne (Newcastle, Inggris) :
Alkoholik.
Sering tertangkap mengemudi sambil mabuk.
Temperamen.

Tony Adams (Arsenal, Inggris) :
Alkoholik.
Sering berkelahi di diskotek dan mengemudi sambil mabuk.

Vinnie Jones (Wimbledon, Wales) :
Rekor kartu kuning tercepat di dunia (3 detik).
Meremas kemaluan Paul Gascoigne.
Temperamen di dalam dan luar lapangan.
Memauat video dokumenter bertajuk The Hard Men, yang berisi cuplikan kekasaran pemain-pemain temperamental di Premier League. Dalam film itu, selain menjadi aktor, dia juga menjadi narator.

Eric Cantona (MU) :
Insiden tendangan kungfu terhadap suporter Crystal Palace.
Temperamen di dalam dan luar lapangan.
Sengaja melempar bola ke arah wasit.
Menghina pelatih timnas Perancis di televisi.
Waktu di Montpeller, dia melempar sepatu ke wajah rekan setimnya, Jean Claude Lemoult.

Paulo Di Canio (West Ham):
Melakukan selebrasi fasis.

John Terry (Chelsea) :
Berselingkuh dengan pacar rekan satu tim di timnas Inggris, yakni Wayne Bridge, yang juga mantan rekannya di Chelsea.

Craig Bellamy (Wales) :
Saat main di Newcastle, dia melempar kursi ke arah pelatih John Carver.

Baca Selengkapnya

Benar adanya bahwa harta tak bisa membeli kebahagiaan seseorang. Kekayaan yang dimiliki pemain sepak bola di Inggris pun tak otomatis membuat hidup pasangan mereka semudah seperti disangka orang.
Begitulah yang dirasakan Jessica Lawlor, kekasih gelandang Manchester City, Stephen Ireland. Saat ini wanita 24 tahun itu punya tiga anak Lawlor dari hubungannya dengan pria sebelum Ireland. Lawlor dan Ireland kini hidup serumah, tak jauh dari tempat tinggal pemain Manchester United, Wayne Rooney dan Wes Brown.

Kepada Lawlor, Ireland pernah memberikan sebuah mobil Bentley senilai 264.000 pounds atau lebih dari Rp 3,5 miliar. Gaji Ireland di City sebesar 50.000 pounds atau hampir Rp 750 juta per pekan. Sudah pasti, uang mengitari hidup mereka.

Meski demikian, Lawlor merasa hidupnya tak semudah seperti yang disangka banyak orang. Hidupnya sebagai pasangan pemain bola (WAG) sama saja dengan ibu-ibu lainnya. Uang tidak mengubah hal itu.

"Kurasa semua soal WAG (wife and girlfriend) agak konyol. Mereka pikir, jika kamu seorang pasangan (pemain bola), kamu tidak perlu berbuat apapun atau hanya berbelanja sepanjang waktu dan itu sama sekali tidak benar," kata Mallow kepada Manchester Evening News.

"Hari-hariku dimulai pukul 07.00 mengantar ke sekolah, kami tak punya pengasuh, jadi ada tiga anak yang kuurus. Ketika orang melihat mobil dan rumah (kami), mereka bilang kamu hidup serbamudah, tapi setiap ibu tiga anak akan tahu bahwa itu bukan pekerjaan mudah. Uang tidak akan mengubahnya," tuturnya.

Lawlor yang berusia satu tahun di atas Ireland bertemu dengan kekasihnya itu di kampung halaman mereka di Cork, Lawlor pernah mengandung buah cintanya dengan Ireland pada 2007, tapi kemudian keguguran.

Baca Selengkapnya

Berikut adalah daftar sepuluh klub terboros di bursa transfer pramusim 2009-2010. Kurs yang dipakai adalah poundsterling (1 poundsterling setara dengan Rp 15.256). Daftar ini dirilis oleh Transfermarkt.
Real Madrid
Madrid menghabiskan 230.421.000 untuk membeli pemain dan mendapat 77.875.000 dari penjualan pemain.

Pemain didatangkan
Cristiano Ronaldo - 83.660.000
Ricardo Kaka - 57.850.000
Alvaro Negredo - 4.450.000
Alvaro Arbeloa - 3.560.000
Esteban Granero - 3.560.000
Xabi Alonso - 31.506.000
Karim Benzema - 31.150.000
Raul Albiol - 13.350.000
Joselu Sanmartin - 1.335.000
Antonio Adan - dari tim junior
Ezequiel Garay - kembali dari masa pinjam

Pemain dilepas
Michel Salgado - bebas transfer
Jordi Codina - bebas transfer
Fabio Cannavaro - bebas transfer
Javi Garcia - 6.230.000
Javier Saviola - 4.450.000
Daniel Parejo - 2.670.000
Arjen Robben - 21.360.000
Miguel Torres - 1.780.000
Alvaro Negredo - 13.350.000
Wesley Sneijder - 13.350.000
Klaas-Jan Huntelaar - 13.350.000
Gabriel Heinze - 1.335.000
Joselu Sanmartín - bebas transfer
Julien Faubert - dipinjamkan (?)

Manchester City - 123.977.000

City mengeluarkan 123.977.000 untuk membeli pemain dan mendapat 25.231.500 poundsterling dari penjualan pemain.

Pemain didatangkan

Sylvinho - bebas transfer
Stuart Taylor - bebas transfer
Emmanuel Adebayor - 25.810.000
Carlos Tevez - 25.810.000
Joleon Lescott - 24.475.000
Roque Santa Cruz - 18.868.000
Kolo Toure - 16.643.000
Garreth Barry - 12.371.000

Pemain dilepas

Darius Vassell - bebas transfer
Tal ben-Haim - bebas transfer
Clayton McDonald - bebas transfer
Richard Martin - bebas transfer
Elano - 6.230.000
Richard Dunne - 6.052.000
Daniel Sturridge - 5.162.000
Ched Evans - 3.115.000
Gelson Fernandes - 3.115.000
Kasper Schmeichel - 1.557.500
Michael Ball - bebas transfer
Gláuber - bebas transfer
Danny Mills - pensiun
Dietmar Hamann - bebas transfer
Kelvin Etuhu - bebas transfer

Barcelona - 100.570.000

Barcelona mengeluarkan 100.570.000 untuk membeli pemain dan mendapat 21.805.000 dari penjualan pemain.

Pemain didatangkan

Zlatan Ibrahimovic - 61.855.000
Maxwell - 4.005.000
Dmytro Chygrynskiy - 22.250.000
Keirrison -
Jeffrén Suárez - 12.460.000

Pemain dilepas
Sylvinho - bebas transfer
Víctor Sánchez - bebas transfer
Albert Jorquera - bebas transfer
Samuel Eto'o - 17.800.000
Eidur Gudjohnsen - 1.780.000
Martín Cáceres - dipinjamkan 445.000
Aliaksandr Hleb - dipinjamkan 1.780.000

Inter Milan - 80.545.000
Inter menghabiskan uang sebesar 80.545.000 untuk mendatangkan sejumlah pemain. Dari penjualan pemain, mereka mendapat 93.895.000

Pemain didatangkan
Lucio - 6.230.000
Emiliano Viviano - 6.230.000
Diego Milito - 22.250.000
Riccardo Meggiorini - 2.225.000
Samuel Eto'o - 17.800.000
Wesley Sneijder - 13.350.000
Thiago Motta - 12.460.000

Pemain dilepas

Julio Ricardo Cruz - bebas transfer
Hernán Crespo - bebas transfer
Zlatan Ibrahimovic - 61.855.000
Riccardo Meggiorini - 4.450.000
Maxwell - 4.005.000
Leonardo Bonucci - 3.560.000
Emiliano Viviano - 3.115.000
Francesco Bolzoni - 2.670.000
Robert Acquafresca - 13.350.000
Ivan Fatic - 890.000
Oliver Dacourt - bebas transfer
Luís Figo - pensiun
Nicolás Burdisso - dipinjamkan 0
David Suazo - dipinjamkan (?)
Nelson Rivas - dipinjamkan (?)
Victor Obinna - dipinjamkan (?)
Jonathan Biabiany - dipinjamkan (?)

Bayern Muenchen - 66.483.000

Bayern mengucurkan anggaran sebesar 66.483 untuk mendatangkan pemain. Mereka mendapat 19.535.000 dari penjualan/peminjaman pemain

Pemain didatangkan
Ivica Olic - bebas transfer
Alexander Baumjohann - bebas transfer
Danijel Pranjic - 6.853.000
Mario Gomez - 26.700.000
Arjen Robben - 21.360.000
Edson Braafheid - 1.780.000
Anatoliy Tymoshchuk - 9.790.000

Pemain dilepas
Tim Borowski - 667.500
Lucio - 6.230.000
Mats Hummels - 3.738.000
Lukas Podolski - 8.900.000
Breno - dipinjamkan 0
José Ernesto Sosa - dipinjamkan 0
Luca Toni - dipinjamkan 0

Olypique Lyonnais - 64.525.000

Lyon mengeluarkan 64.525.000 untuk mendatangkan pemain dan mendapat 47.615.000 dari penjualan pemain.

Pemain didatangkan
Thimothée Kolodziejcak - 2.225.000
Lisandro López - 21.360.000
Michel Bastos - 16.020.000
Aly Cissokho - 13.350.000
Bafetimbi Gomis - 11.570.000

Pemain didatangkan
Pierrick Valdivia - bebas transfer
Abdul Kader Keita - 7.565.000
Karim Benzema - 31.150.000
Juninho - 2.225.000
Anthony Mounier - 2.225.000
Fabio Grosso - 1.780.000
Sandy Paillot - 1.335.000
Frédéric Piquionne - 445.000
John Mensah - dipinjamkan 890.000

Genoa - 59.274.000
genoa mengelurkan 59.274.000 untuk mendatangkan pemain dan mendapat 46.280.000 dari penjualan pemain.

Pemain didatangkan
Marco Amelia - (?)
Hernán Crespo - bebas transfer
Magnus Troest - 801.000
Domenico Criscito - 4.895.000
Riccardo Meggiorini - 4.450.000
Rodrigo Palacio - 4.450.000
Alberto Zapater - 4.005.000
Leonardo Bonucci - 3.560.000
Houssine Kharja - 3.115.000
Bosko Jankovic - 3.115.000
Francesco Bolzoni - 2.670.000
Andrea Esposito - 1.869.000
Nenad Tomovic - 1.602.000
Robert Acquafresca - 13.350.000
Sergio Floccari - 9.345.000
Ivan Fatic - 890.000
David Suazo - pinjaman (?)
Emiliano Moretti - 1.157.000

Pemain dilepas
Marco Di Vaio - bebas transfer
Rubén Olivera - (?)
Gianluca Pegolo - 712.000
Matteo Paro - 445.000
Matteo Ferrari - 4.005.000
Diego Milito - 22.250.000
Riccardo Meggiorini - 2.225.000
Davide Di Gennaro - 2.225.000
Leonardo Bonucci - 1.780.000
Stefano Botta - 178.000
Thiago Motta - 12.460.000
Anthony Vanden Borre - dipinjamkan

Juventus - 49.217.000
Juventus mengeluarkan uang 49.217.000 untuk mendatangkan pemain dan mendapat 15.842.000 dari penjualan pemain.

Pemain didatangkan
Fabio Cannavaro - bebas transfer
Michele Paolucci - 2.937.000
Felipe Melo - 22.250.000
Diego - 21.805.000
Fabio Grosso - 1.780.000
Martin Caceres - pinjaman 445.000

Pemain dilepas
Domenico Criscito - 4.895.000
Marco Marchionni - 4.005.000
Michele Paolucci - 2.937.000
Olof Mellberg - 2.225.000
Cristiano Zanetti - 1.780.000
Pavel Nedved - pensiun

Napoli - 44.233.000
Napoli menggelontorkan uang untuk membeli mendatangkan pemain dan mendapat uang 1.913.500 dari penjualan pemain.

Pemain didatangkan
Luca Cigarini - 8.455.000
Camilo Zúñiga - 7.565.000
Hugo Campagnaro - 6.230.000
Erwin Hoffer - 4.450.000
Fabio Quagliarella - 16.020.000
Morgan De Sanctis - 1.513.000

Pemain dilepas
Daniele Mannini - 1.780.000
Marcelo Zalayeta - dipinjamkan (?)
Samuele Dalla Bona - dipinjamkan 133.500

Aston Villa - 41.741.000
Villa menggelontorkan uang sebesar 41.741.000 untuk mendatangkan pemain dan mendapat 16.554.000 dari penjualan/ peminjaman pemain.

Pemain didatangkan
Fabian Delph - 8.455.000
Stephen Warnock - 8.010.000
Richard Dunne - 6.052.000
James Collins - 5.073.000
Habib Bèye - 2.581.000
Stewart Downing - 11.570.000

Pemain dilepas
Stuart Taylor - bebas transfer
Zat Knight - 4.183.000
Gareth Barry - 12.371.000
Nicky Shorey - dipinjamkan (?)

Baca Selengkapnya

Setelah skandal perselingkuhannya diketahui publik, Tiger Woods kian jadi bulan-bulanan. Seorang mucikari mengaku pernah menyediakan perempuan untuk pesta seks Woods!


Itulah pengakuan seorang mucikari asal Amerika bernama Michelle Braun. Dalam pengakuannya yang dikutip The Sun, Braun mengatakan bahwa Woods selalu menghubunginya bila ingin menyewa perempuan.

Braun lebih lanjut memaparkan bahwa Woods akan membayarnya 40,5 ribu dolar AS (Rp 384 juta) dan untuk itu ia akan menyediakan 10-15 perempuan panggilan buat Woods untuk semalam.

Masih menurut Braun, perempuan favorit Woods adalah Loredana Jolie, seorang model majalah Playboy. Pegolf 33 tahun itu rela mengeluarkan uang 16 ribu dolar AS untuk bisa berkencan dengan Loredana.


Loredana secara tidak langsung memastikan kabar itu dengan mengatakan bahwa ia pernah sekali menerima anting berlian dan arloji. "Dia seorang pria yang baik. Kelakuannya baik," ucap model 26 tahun itu.

Braun mengulangi pengakuan perempuan-perempuan sewaan yang mengatakan bahwa Woods ternyata 'liar dan menyenangkan' di tempat tidur.

"Dia senang dengan banyak perempuan, tidak cuma satu. Dia pernah meminta saya mengatur pesta akhir pekan dengan 10-15 perempuan. Kebanyakan yang muda dan mahasiswi," aku Braun.

Meski belum ada konfirmasi mengenai kadar kebenaran pengakuan ini, pernyataan Braun dapat semakin memperburuk citra Woods yang akhir pekan lalu telah mengaku 'tidak setia' kepada istrinya, Elin Nordegren.

Baca Selengkapnya

Siapa yang berhak menyandang pemain tercepat dalam sepakbola? Berdasarkan penelitian majalah mingguan Jerman Der Spiegel, pemain itu adalah bintang anyar Real Madrid Cristiano Ronaldo.
Reuters melansir, Sabtu (12/12/2009), mega bintang Portugal saat ini merupakan yang tercepat di lapangan hijau dengan kecepatan mencapai 33,6 km/jam. Tidak heran, Ronaldo menjadi ancaman terbesar barisan defender lawan.

CR9 mengungguli sejumlah pemain kelas dunia seperti Arjen Robben (Bayern Munich), Theo Walcott (Arsenal), serta mantan rekan setimnya Wayne Rooney (Manchester United).

Robben tercatat memiliki kecepatan 32,9 km/jam, sementara Walcott 32,7 km/jam. Rooney sendiri menempati urutan keempat dengan kecepatan rata-rata 32,6 km/jam, diikuti bomber Arsenal Robin van Persie (32,1 km/jam).

Bintang Barcelona Lionel Messi yang menggeser Ronaldo sebagai peraih Ballon d'Or 2009 justru tidak masuk dalam lima pemain tercepat versi Der Spiegel.

Pelatih United Sir Alex Ferguson tampaknya tidak akan terlalu terkejut dengan hasil studi tersebut. Pelatih Skotlandia telah lama menyadari kecepatan Ronaldo yang luar biasa di lapangan.

"Ronaldo memiliki kecepatan yang sama saat membawa bola seperti halnya tanpa bola, bahkan mungkin lebih cepat," demikian ujar Fergie.

Baca Selengkapnya

Sembilan gol tercipta di Stadion Gelora 10 November Tambaksari dalam laga lanjutan Indonesian Super League (ISL), Minggu (15/11/2009), antaranya Persebaya Surabaya melawan Persiwa Wamena. Tuan rumah menang dengan skor 5-4.

Corinus Fengkreuw menjadi bintang 'Bajul Ijo' dengan torehan tiga gol alias hat-trick, sedangkan dua gol lainnya disumbangkan M. Taufiq dan Andi Odang. Adapun pendulang gol untuk Persiwa adalah Yesaya Desnam, Boakay Eddie Foday, Erick Week Lewis dan Zisva Maco.

Tampil menyerang sejak awal pertandingan, Persebaya malah kebobolan lebih dulu. Serangan balik Persiwa di menit 38 membuahkan gol pertama pertandingan melalui Yesaya, dan dilanjutkan tiga menit kemudian oleh Foday.

Tidak ingin malu di depan 15 ribu pasang mata Bonek Mania, Persebaya yang dikomandani Anderson da Silva menaikkan tempo permainannya di babak kedua. Hasilnya, delapan menit pasca restart, M. Taufiq berhasil memperkecil skor menjadi 2-1 lewat tendangan first time memanfaatkan rebound tembakan John Tarkpor.

Gol itu memacu semangat pasukan Danurwindo. Di menit 73 Fengkreuw lolos dari perangkap offside untuk menerima umpan Supriyono, dan dia berhasil menjebol gawang Persiwa dan mengubah kedudukan menjadi 2-2.

Persiwa tersengat dan kembali berusaha. Hanya berselang dua menit dari gol Fengkreuw, Lewis membawa tim tamu unggul lagi, 3-2. Di menit 76 kiper Endra Prasetya bahkan kembali memungut bola untuk keempat kalinya, setelah Zisva Maco menyundul masuk bola tendangan bebas rekannya. Persiwa unggul 4-2.

Kembali ketinggalan dua gol, Persebaya tak menyerah. Di menit 80 Fengkreuw melakukan tendangan spekulasi dari sisi kiri pertahanan Persiwa, yang tidak didapat diantisipasi penjaga gawang Timotius Mote. Skor merapat lagi, 3-4.

Andi Odang membuat Tambaksari menggelegar ketika ia mencetak gol penyama di menit 82, dan Fengkreuw berbalik memastikan kemenangan Persebaya di masa injury time. Sundulannya dari umpan Tarkpor menghilangkan angka buat Persiwa.

Baca Selengkapnya

Dani Alves menjadi pahlawan Brasil dalam laga semifinal melawan Afrika Selatan. Tendangan bebasnya empat menit menjelang laga usai membawa Selecao menang 1-0 dan melangkah ke final Piala Konfederasi.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Ellis Park, Jumat (26/6/2009) dinihari WIB, baik Brasil maupun Afsel sama-sama menampilkan permainan yang relatif berimbang. Sejumlah peluang diciptakan kedua tim namun tak ada satu pun gol yang tercipta.

Satu-satunya gol yang lahir dalam laga ini tercipta bukan dari open play, melainkan sebuah free kick. Alves yang baru masuk di babak kedua menjadi pahlawan Brasil setelah tendangan bebasnya tak mampu dihalau oleh pagar betis dan kiper Afsel, Itumeleng Khune.

Brasil pun berhak untuk meraih satu tiket untuk berlaga di partai final. Pada laga puncak tersebut, pasukan arahan Dunga ini akan berhadapan dengan Amerika Serikat yang kemarin, Kamis (25/6), menundukkan Spanyol 2-0. Sedangkan Afsel akan memperebutkan tempat ketiga melawan Spanyol.

Jalannya Pertandingan

Dua belas menit pertandingan berjalan, Brasil memiliki peluang untuk mencetak gol melalui Ramires. Usai mendapatkan bola dari Maicon ia melepaskan sebuah tembakan kaki kiri. Hasilnya? Bola berhasil dijinakkan oleh kiper Khune.

Berawal dari sebuah tendangan bebas, gantian Afsel yang mendapatkan kans untuk memperoleh gol. Sepakan Teko Modise angsung disambut oleh Aaron Mokoena yang tak terkawal oleh barisan pertahanan Brasil. Namun, sundulan Mokoena masih melambung di atas mistar gawang.

Delapan menit berselang giliran Siphiwe Tshabalala yang menguji peruntungannya untuk mencetak gol. Dari jarak jauh, ia melepaskan sebuah tembakan keras. Sial bagi Tshabalala, bola masih menyamping di sisi jala Julio Cesar.

Terus ditekan Afsel, Brasil tak mau diam begitu saja. Pada menit 37, Kaka melakukan sebuah tusukan dari sisi kiri. Ia menggiring bola sampai sedikit di luar kotak penalti dan akhirnya melepaskan sebuah tembakan melengkung. Tetapi, bola tersebut belum menemui sasaran, melainkan menyamping di sebelah gawang Khune.

Dua menit menjelang babak pertama berakhir, Steven Pienaar membuat pendukung Brasil sesaat menahan nafas. Gelandang Everton ini menembakkan bola dengan kaki kanannya dari luar kotak penalti. Sial bagi Pienaar, bola hasil tendangannya menyamping tipis dari gawang.

Pertandingan di babak kedua masih berjalan relatif seimbang untuk kedua tim. Pada menit 57, Modise melepaskan sebuah tembakan dari luar kotak penalti. Bola hasil sepakannya membentur badan Luizao dan berubah arah. Bola liar tersebut nyaris saja bersarang di dalam jala Brasil kalau Julio Cesar tidak terbang dan menepisnya.

Brasil membalas pada menit 63 lewat sebuah serangan balik. Bola hasil operan Luis Fabiano menemui Robinho yang berada di dalam kotak penalti. Sembari menjatuhkan diri, striker Manchester City itu melepaskan tendangan kaki kanan. Namun, bola masih menyampin di sisi gawang Afsel.

Lima menit berselang, Fabiano melakukan tusukan sendirian dari luar kotak penalti. Usai mengecoh Peter Masilela dan Matthew Booth, ia kemudian menendang bola ke arah gawang. Sial bagi Fabiano, arah bola tak menuju ke gawang, melainkan melenceng tipis di sebelahnya.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir juga pada menit ke-86, dan gol tersebut lahir untuk Brasil. Yang menjadi pendulangnya adalah Daniel Alves yang baru masuk pada babak kedua ini. Tendangan bebasnya dari luar kotak penalti meluncur deras ke pojok atas gawang Khune. Skor berubah 1-0.

Skor tersebut akhirnya bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Brasil pun melangkah ke partai final.

Baca Selengkapnya

Hasil mengejutkan terjadi di semifinal Piala Konfederasi. Juara Eropa, Spanyol, yang merupakan salah satu kandidat juara takluk di tangan Amerika Serikat dengan dua gol tanpa balas.



Di atas kertas, La Furia Roja relatif lebih diunggulkan atas AS mengingat performa impresif mereka sejak usai Piala Eropa hingga saat ini. Namun kenyataan di lapangan berkata lain.

Di Free State Stadium, Kamis (25/6/2009) dinihari WIB, AS berkali-kali mampu merepotkan Spanyol yang tampil dengan diperkuat pemain-pemain utamanya semisal Fernando Torres, David Villa dan Xavi Hernandez. Sementara Spanyol, meski memiliki sejumlah peluang, tak mampu menembus kokohnya tembok yang dibangun pertahanan AS.

Dua gol yang dihasilkan Jozy Altidore dan Clint Dempsey sudah cukup untuk membawa AS ke final, di mana mereka akan bertemu dengan pemenang laga antara Brasil vs Afrika Selatan. Sementara bagi Spanyol, kekalahan ini membuat rekor tak terkalahkan mereka berhenti di angka 15.

Jalannya Pertandingan

Tujuh menit pertandingan berjalan, Charlie Davis nyaris membuat gawang Spanyol bergetar. Usai mendapatkan umpan silang dari Ricardo Clark, Davies menjatuhkan diri untuk kemudian melepaskan tendangan salto. Sial baginya, bola menyamping tipis dari gawang Iker Casillas.

Meraih satu peluang, AS terus meningkatkan tekanan kepada Spanyol. Satu menit kemudian, Carlos Bocanegra mengirim umpan lambung kepada Davis. Namun sundulan penyerang bernomor punggung sembilan ini masih belum mengarah ke sasaran, melainkan menyamping.

'Tim Paman Sam' benar-benar di atas angin pada awal-awal laga. Pada menit kesembilan, Landon Donovan memberikan operang kepada Clint Dempsey yang berdiri tak terjaga di luar kotak penalti. Dempsey kemudian melepaskan tembakan kaki kanan yang cukup keras, tetapi bola kembali melebar.

Spanyol membalas pada menit kesepuluh. Berawal dari sebuah serangan yang disusun rapi, bola kemudian jatuh di kaki Cesc Fabregas. Gelandang Arsenal ini kemudian melepaskan sebuah tembakan setengah voli, tetapi hasilnya belum bukanlah sebuah gol. Bola sepakan Fabregas melambung di atas gawang Tim Howard.

Dua menit berselang Fabregas kembali mengarsiteki peluang untuk Spanyol. Dari sisi kiri, ia mengirim bola ke arah tiang jauh di mana Fernando Torres berlari untuk menyongsongnya. Namun sentuhan Torres di depan muka gawang justru melebar, alih-alih mengarah ke gawang.

Pertandingan memasuki menit 26 dan akhirnya AS unggul lebih dulu. Dempsey yang berlari di depan kotak penalti Spanyol mengirim umpan terobosan kepada Jozy Altidore. Nama terakhir berhasil melepaskan kawalan Joan Capdevilla untuk kemudian melepaskan tendangan yang merobek jala Casillas. Skor berubah menjadi 1-0.

Satu menit menjelang pertandingan babak pertama berakhir, Torres melakukan sebuah tusukan dari sisi kiri pertahanan AS. Ia berhasil mengecoh beberapa bek sebelum akhirnya melepaskan tembakan kaki kiri ke arah tiang dekat. Tetapi Howard dengan sigap berhasil menangkis tendangan striker Liverpool ini dengan kakinya.

Hingga turun minum, kedudukan 1-0 untuk keunggulan AS tetap bertahan.

Pada menit 48, Spanyol kembali memiliki peluang untuk menciptakan gol. Berawal dari sebuah serangan balik, bola kemudian jatuh di kaki David Villa. Dengan kaki kirinya ia melepaskan sebuah tembakan melengkung ke arah tiang jauh, tetapi Howard dengan sigap kembali berhasil mengamankan gawangnya. Kiper milik Everton ini dengan tangkas sukses menepis tembakan Villa.

Pada menit 61, Villa kembali menebar ancaman. Setelah memiliki ruang tembak yang cukup terbuka, ia melepaskan sebuah tendangan dari jarak 30 yard. Howard terbang namun gagal menjangkau bola hasil tembakan Villa. Beruntung bagi AS, bola hasil tendangan Villa masih menyamping di sisi gawang.

Pada menit 74, Spanyol justru kebobolan lagi. Dari sebuah serangan balik, Donovan yang berada di sisi kanan mengirim bola terobosan ke arah kotak penalti Spanyol. Bola kemudian gagal dihalau dengan sempurna oleh Sergio Ramos dan langsung disambar oleh Dempsey yang berada di dekatnya. Gawang Casillas kembali robek, AS unggul 2-0.

Tiga menit menjelang laga usai, AS harus bermain dengan 10 orang menyusul dikartu merahnya Michael Bradley. Ia dikeluarkan usai melakukan tekel dua kaki terhadap Xabi Alonso.

Kendati bermain dengan 10 orang, AS tetap mampu mempertahankan gawangnya untuk tetap clean sheet. Hingga peluit panjang dibunyikan Spanyol gagal mencetak gol dan skor 2-0 untuk AS bertahan.

Susunan Pemain

Spanyol: Iker Casillas, Carles Puyol, Joan Capdevilla, Sergio Ramos, Gerard Pique, Xavi Hernandez, Xabi Alonso, Cesc Fabregas (Santi Cazorla 67), Albert Riera (Juan Mata 77), Fernando Torres, David Villa.

Amerika Serikat: Tim Howard, Oguchi Onyewu, Jonathan Spector, Carlos Bocanegra, Jay DeMerit, Landon Donovan, Clint Dempsey (Jonathan Bornstein 88), Michael Bradley, Ricardo Clark, Jozy Altidore (Conor Casey 84), Charlie Davis (Bennie Feilhaber 67).

sumber : Detiksport

Baca Selengkapnya

Hanya butuh hasil seri untuk memastikan langkah ke semifinal, Brasil tetap tampil garang saat melawan Italia. Juara Piala Dunia 2006 itu Selecao lumat tanpa ampun dengan tiga gol tanpa balas.Hanya butuh hasil seri untuk memastikan langkah ke semifinal, Brasil tetap tampil garang saat melawan Italia. Juara Piala Dunia 2006 itu Selecao lumat tanpa ampun dengan tiga gol tanpa balas.

Dengan hasil ini maka Brasil melenggang ke semifinal sementara Italia harus angkat koper tersingkir dari ajang Piala Konfederasi, karena di pertandingan lain Amerika Serikat memastikan tiket semifinal lain usai membantai Mesir, 3-0.

AS, Italia dan Mesir sama-sama punya poin tiga hasil dari satu kemenangan. Persaingan kian ketat karena AS dan Italia sama-sama mengemas selisih gol minus dua, sementara Mesir minus tiga. AS berhak lolos ke semifinal karena punya produktivitas mencetak gol dibandingkan Italia yakni empat banding tiga.

Di semifinal, Brasil akan berhadapan dengan Afrika Selatan sementara AS bersua dengan Spanyol.

Jalannya Pertandingan

Dalam pertandingan yang digelar di Loftus Versfeld Stadium, Senin (22/6/09) dinihari WIB, Italia yang wajib menang untuk mengamankan tempat di semifinal
sempat mengambil inisiatif serangan di awal pertandingan. Namun Brasil tidak mau terdikte oleh permainan Azzuri. Selanjutnya Selecao lebih banyak mendominasi.

Di menit ke tujuh, Brasil mendapatkan peluang dari Ramirez yang menusuk dari sisi kanan, namun tembakannya hanya membentur mistar gawang.

Selanjutnya, Brasil tercatat beberapa kali membuat pendukung Italia ketar ketir dengan serangan yang membuat Buffon harus berjibaku untuk mengamankan gawangnya.

Italia sempat mendapatan peluang di menit 28 melalui tembakan Camoranesi dari luar kotak penalti, namun tembakannya masih sedikit di atas misar gawang. Buffon lantas membuat penyelamatan gemilang di menit 34 ketika menahan tembakan jarak dekat Lucio.

Gol bagi Brasil akhirnya tercipta pada menit 37, ketika Luis Fabiano yang lolos dari perangkap off side melepaskan tembakan mendatar ke arah tiang jauh yang gagal ditepis Buffon, 1-0 untuk Samba.

Brasil menggandakan keunggulan di menit 43 lewat kerjasama apik antara Kaka dan Robinho yang diakhiri oleh sontekan Fabiano.

Pertunjukan Samba tak berjeda. Dua menit berselang, Brasil menambah keungggulan melalui gol bunuh diri Dossena yang mencoba memotong bola silang dari Robinho. Hasil ini bertahan sampai wasit Benito Archundia Tellez meniup peluit berakhirnya babak pertama.

Italia mencoba tampil lebih agresif di babak kedua. Masuknya Pepe dan Gilardino yang menggantikan Montolivo dan Toni sedikit membawa angin segar.

Di menit 66, Gilardino nyaris dapat mencetak angka setelah sontekannya masih dapat diselamatkan Cesar. Lini belakang Brasil kembali harus dibuat kocar-kacir pada menit 76, saat tembakan Pepe ke gawang yang sudah ditinggalkan Cesar masih dapat di blok bek Samba.

Namun begitu, bukan berarti Buffon dapat dengan nyaman berdiri di bawah mistar gawang. Serangan balik yang dilancarkan Brasil kerap membuat kiper Juventus tersebut harus jatuh bangun.

Hasil 3-0 untuk Brasil bertahan sampai peluit panjang tanda pertandingan usai dibunyikan.


Susunan pemain :


Italia: Buffon, Zambrotta, Chiellini, Cannavaro, Dossena, Montolivo (Pepe : 56), De Rossi, Camoranesi, Pirlo; Toni (Gilardino :57), Iaquinta (Rossi : 38)

Brazil: Cesar; Maicon, Lucio, Juan (Luisao : 24), Santos, Ramires, Silva (Kleberson : 84), Melo, Kaka, Fabiano, Robinho.(Detiksport.com)

Baca Selengkapnya

NegeriAds

Categories

Followers

Stat-Blog

Hits Blog


Hits Blog Today


Download

Download Theme Song World Cup 2010 Klik disini

Recent Post


Image Gallery